Tanaman asam termasuk suku johar - joharan. Suku ini meliputi 152
generasi dan sekitar 2.800
spesies. Sumber genetic (Plasma nutfah) tanaman asam yang
berkembang Di dunia dibedakan atas dua
jenis, yaitu asam jawa dan asam manis. (Rahardi,
F, Dkk. 1991).
Tanaman asam berumur panjang lebih dari 200 tahun. Tinggi pohon antara
25-30 m dengan lingkar batang lebih dari 7 m. Pohon kuat dan kekar, kulit batang berwarna
coklat keabu-abuan dan tidak rata permukaannya.
Daun asam
disebut sinom. Bentuk daun mirip dengan daun petai, yakni bulat memanjang,
kecil dan tipis. Warna daun hijau muda sampai hijau tua. Bunga tanaman asam termasuk bunga majemuk (cluster) berwarna kuning pucat dan
kemerah-merahan. Buah asam
berbentuk polong tipis,berukuran panjang
12-15 cm, dengan bobot (berat) antara 15-20 g. Polong (buah) asam pada
umumnya bengkak.
Daging buah berwarna coklat sampai coklat tua atau
merah. Buah berukuran panjang mencapai 15 cm dan dapat berisi banyak biji,
yaitu sampai 15 butir. Buah asam yang telah masak disebut asam kawak. Biji asam
disebut klungsu, berbentuk
bulat telur dan gepeng, serta
bertekstur keras. Biji berukuran panjang
15 mm dan berwarna hitam mengkilap. Selain buah asam atau daging yang
dimanfaatkan, biji asam juga sering digunakan dalam dunia kuliner yakni sebagai
tepung. Biji asam juga mempunyai manfaat lain yaitu sebagai bahan pewarna pada
tenun ikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar