Rabu, 29 Oktober 2014

Pembuatan Sirup Asam


     Pembuatan sirup buah pada dasarnya menambahkan sari buah dan mencampurkan dengan larutan gula berkadar tinggi sehingga diperoleh cairan yang cukup kental dan biasanya manis dan buah sebagai inti minumannya.

      Menurut Maxfoel (1982) dalam industri pengolahan air buah yang disebut sari buah yang diperoleh dari buah-buah masak, termasuk pula bagian bagian halus dan zat-zat padat yang ikut dalam cairan buah pada waktu buah diambil cairanya. 
 Proses pembuatan sirup asam adalah sebagai berikut :
a.       Perlakuan pendahuluan
Buah yang digunakan untuk pembuatan sirup harus dipilih yang matang optimal dan sehat. Buah yang matang penuh diperlukan agar aroma rasa sirup buah kuat dan enak rasanya. Buah yang cacat dan busuk harus dihindari agar mikroorganisme yang terkandung didalamnya tidak masuk dan mempengaruhi sirup yang dihasilkan. Buah dibersihkan dari kotoran dan dikupas, agar daging buah asam terpisah dari kulit luarnya.
b.      Peremasan dan penyaringan
Peremasan daging buah asam dengan air bertujuan untuk mengeluarkan sari buah asam dan sekaligus memisahkan biji dalam asam. Peremasan dapat menggunakan tangan, sedangkan penyaringan menggunakan saringan kain.
c.       Penambahan gula dan pemanasan
Gula ditambahkan kedalam sari buah dan dipanaskan. Pemanasan sari buah sambil diaduk agar gula tidak menggumpal didasar panci dan untuk menstabilkan suhu. Jika gula larut dan menyatu dengan sari buah pemanasan dihentikan. Pemanasan dilakukan pada suhu 40-50 c dengan api sedang selama 15-20 menit.
 d.      Pengemasan
Sebelum diisi kedalam botol kemasan disteril dicuci dengan deterjen dan direndam dalam air panas selanjutnya dikeringkan. Pembotolan sirup setelah sirup didinginkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar