Rabu, 29 Oktober 2014

Vitamin C

a. Sejarah Penemuannya
Vitamin C berhasil ditemukan untuk pertama kalinya pada tahun 1928 dan pada tahun 1932 ditemukan bahwa vitamin ini merupakan agen yang dapat mencegah sariawan. Albert Szent-Gyorgyi menerima penghargaan nobel dalam fisiologi atau kedokteran pada tahun 1937 untuk penemuan itu. Selama ini vitamin C dikenal peranannya dalam menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi. Pada beberapa penelitian lanjutan ternyata Vitamin C juga telah terbukti berperan penting dalam meningkatkan kerja otak.
b.    Pengertian
Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang larut dalam air dan memiliki peranan penting dalam menangkal berbagai penyakit. Vitamin C ini juga dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya yaitu asam askorbat. Vitamin C termasuk golongan Vitamin antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas ekstraselular. Beberapa karasteristiknya antara lain sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam.
c.   Asam askorbat (vitamin c)
Asam askorbat adalah satu turunan heksosa dan diklasifikasikan sebagai karbohidrat yang erat   berkaitan dengan monosakarida.  Vitamin C dapat disintesis dari D – glukosa dan D – galaktosa dalam tumbuh – tumbuhan dan sebagian besar hewan.  Vitamin C terdapat dalam dua bentuk di alam, yaitu L – asam aksorbat (bentuk tereduksi) dan L – asam dehidro askorbat (bentuk teroksidasi).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar