Tanaman asam, (Tamarindus Indiaca L.) dikenal sebagai obat tradisional, bumbu dapur, dan merupakan komoditas ekspor potensial. Hampir semua bagian tanaman asam dapat digunakan untuk berbagai keperluan sehingga tanaman asam disebut juga tanaman multiguna. Tanaman asam, bukan tanaman asli Indonesia. Berdasarkan beberapa literatur disebutkan bahwa tanaman asam berasal dari daerah Sabana yang gersang di Afrika, tumbuh subur di Sudan. Konon, pada abad ke-4 SM, asam telah disebut-sebut Theopharatus.
Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa tanaman asam merupakan tanaman asli gurun Sahara selatan dan India. Orang Arab dan Persia menyebut asam dengan nama Tamar Hindi, artinya kurma India. Nama Tamarindus indica juga berasal dari bahasa Arab, yaitu tamar-oul-hind, yang artinya kurma dari India atau Date of India.
Di Indonesia tanaman asam banyak ditanam diberbagai wilayah. Tanaman ini mempunyai banyak nama daerah, antara lain asam jawa (Indonesia), asem (Jawa), acem (Madura), celagi (Bali), camba (Makasar), bage (Bima), mangge (Flores), kanafe (Timor), asang Jawa (Sulawesi utara), dan asam bakmei (Aceh).sementara untuk nama umum didunia adalah tamarind, tamarindo, tamarin dan sampalok. (Ayanti. 1989).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar